Mu,
tadi ada yang sempat menanyakanmu,
siapa kau? adakah yang spesial dari Mu?
TENTU! Tak usah ditanyakan, katanya
aku sedikit bercerita tentangmu padanya
sedikit gambaran tentang yang spesial darimu, Mu
Mu, apakah kau baik – baik saja di sana?
di tempat yang kau bilang nyaman sekali
sampai beberapa kali kau ajak aku mampir ke tempatmu itu
“ayolah, kau belum sempat mampir ke rumah singgahku”
“nanti sajalah, Mu.. mungkin tidak untuk saat ini”
Mu, aku masih ingat senyummu waktu itu
sebelum kita berpisah untuk beberapa saat
aku tidak pernah menyangka saat itu ternyata sangat lama
bahkan lebih lama dari revolusi Bumi
Mu, kalau kau ingin tau, aku sempat memimpikanmu
kalau kata orang, mimpi biasanya karena kita terus memikirkan suatu hal
benarkah? tapi aku tidak, Mu
AKU TIDAK MEMIKIRKANMU!!!
Ah, Mu…
iya aku bohong, kau pasti tau itu
kadang aku masih suka membayangkan tatapan menusukmu itu
sungguh sebenarnya aku tidak suka ditatap seperti itu
aku tak peduli kalau memang seperti itu caramu memperlakukan perempuan
yang jelas aku tidak suka, Mu
aku lebih suka mendengar suaramu,
dan lelucon yang menurutku aneh..
Mu, aku akan selalu ingat katamu
aku akan selalu semangat dan ceria seperti harapanmu padaku
-Untuk Mu, yang berada jauh di sana



-


Comments
Awalnya, kukira puisi ini ttg klub bola MU, hehe.
Awalnya kirain, ini ttg klub bola MU, hehe.
makasih juga Di-Chan atas apresiasinya..
RSS feed for comments to this post.